Hampir sebulan sudah saya berbaring: 1 minggu di rumah dan 15 hari di Rumah Sakir Martha Friska. Sebuah penyakit yang disepelekan hampir merenggut nyawa. Perjuangan demi perjuangan untuk bertahan hidup ternyata tak hanya dilakukan oleh kebanyakan pasien. Di sana ada dokter yang menjadi ujung tombak. ada perawat yang menjadi pelaku pengawas sehari-hari. Dan tak lupa ada banyak saudara yang mendukung detik demi detik. BAgi dokter ini adalah pekerjaan. Bagi pasien ini adalah kerugian karena sebagian waktu berkarya tersita. Terutama bagi para penjaga ini adalah sesuatu yang tidak seharusnya terjadi.
Sehat itu mahal